Dibalik nama Besar Perusahaan IT

Hari ini saya iseng-iseng blogwalking dan menemukan sebuah artikel menarik dari blognya wahyuwibowo.net yang juga di Re-Post dari tempat mas Alfa Hendi. Artikel tersebut bercerita tentang kisah unik di balik nama perusahaan IT di dunia.

Pengin tahu gimana sejarahnya kenapa Bill Gates memilih nama Microsoft atau Larry Page dengan Google-nya?

Berikut ini artikel lengkapnya.

Apalah arti sebuah nama? Bukan kah mawar akan tetap harus meski kita sebut dengan nama lain!“, Shakespeare

Mungkin bagi Shakespeare nama hanya lah sekedar nama. Tapi kalau kita lihat bagaimana perusahaan-perusahaan besar IT menemukan nama mereka masing2, kita akan mendapati kisah2 unik dibalik nama2 besar mereka.

Beberapa ada yang konyol dan kehabisan seperti kehabisan ide. Tapi menurut saya mereka belum tentu bisa ‘harum’ dengan nama yg lain. Nama adalah identitas diri yang bisa menjadi harum karena kisah yang ditinggalkannya.

Adobe – Berasal dari “Adobe Creek” yaitu nama sungai di belakang rumah pendirinya John Warnock.

Apache – Nama ini berasal saat penemunya menerapkan patch ke kode program yang ditulis untuk http daemon NCSA. Hasilnya adalah “A PAtCHy” server, yang selanjutnya menjadi apache server.

Apple Computers – Selama 3 bulan Steve Jobs belum memberi nama untuk perusahaan barunya karena dia belum mendapatkan nama yang cocok. Maka suatu hari dia mengancam staff nya, jika sampai jam 5 belum ada yang mengusulkan nama yang tepat, maka dia akan memberi nama terserah dia. Saat jam 5 tiba, tidak ada staff yang mengusulkan nama perusahaan dan Steve saat itu sedang makan apel. Jadilah perusahaan itu dinamakan Apple Computer.

C – Dennis Ritchie mengembangkan bahasa pemrograman B dan diberi nama ‘NewB’. Dia kemudian mengganti namanya menjadi ‘C’. Bahasa B sendiri dibuat oleh Ken Thompson sebagai revisi dari bahasa pemrograman Bon.

C++ – Bjarne Stroustrup menyebut bahasa barunya ‘C with Classes’ dan kemudian ‘newC’. Karena kelahiran bahasa baru ini, bahasa C yang pertama kemudian diberi nama ‘old C’. Adalah Rick Mascitti yang mengusulkan untuk mengganti namanya menjadi C++ sebagai penerus bahasa C.

Corel - Berasal dari nama penemunya Dr. Michael Cowpland. Corel singkatan dari COwpland REsearch Laboratory.

CISCO – Kata ini tidak mempunyai singkatan seperti yang dikatakan kebanyakan orang. Malah kata ini adalah kependekan dari ‘San Francisco’.

Google – Kata ini bermula dari lelucon tentang banyaknya informasi yang bisa dicari oleh search engine. Istilah yang dimaksud adalah ‘Googola’, yang berarti bilangan 1 diikuti oleh 100 angka nol. Penemu yang juga mahasiswa Stanford, Sergey Brin dan Larry Page saat itu sedang memberikan presentasi proyek ini ke investor, mereka kemudian berhasil mendapatkan dana dalam bentuk check yang ditujukan kepada ‘Google’.

GNU – Adalah nama species antelope Afrika. Pendiri GNU project Richard Stallman menyukai nama ini karena pengucapannya. Juga karena nama cocok untuk singkatan rekursif ‘GNU’s Not Unix’.

Hotmail – Jack Smith mendapatkan ide agar orang2 bisa mengakses email melalui web dari komputer mana pun di dunia. Kemudian Sabeer Bhatia membuat business plan untuk mail service. Dia mencoba memberi nama dengan akhiran ‘mail’ di belakangnya. Akhirnya didapatlah nama hotmail yang idenya berasal dari bahasa pemrograman web ‘HTML’ (HoTMaiL).

Hewlett-Packard (HP) – Bill Hewlett dan Dave Packard melempar koin untuk mengundi nama perusahaan mereka apakah Hewlett-Packard atau Packard-Hewlett, dan karena pemenangnya Dave maka dipilihlah nama Hewlett-Packard.

Intel- Bob Noyce dan Gordon Moore ingin menggunakan nama mereka untuk perusahaan barunya, “Moore Noyce”. Tapi sayangnya nama ini sudah menjadi trademark sebuah hotel, jadi mereka menggunakan singkatan INTegrated ELectronics = INTEL sebagai nama perusahaan mereka.

Java - Awalnya disebut Oak oleh pembuatnya James Gosling, yang berasal dari pohon oak yang tumbuh di luar jendelanya. Tapi kemudian tim pengembangnya mengusulkan beberapa nama yang belum pernah digunakan dalam bahasa pemrograman. Java dipilih karena berasal dari nama kopi yang banyak diminum oleh programmer. Coffee

Linux – Semula Linus Torvalds menggunakan Minix OS untuk komputernya dan kemudian dia mengembangkan OS nya sendiri. Selanjutnya hasil karyanya ini dinamakan Linux (Linus’ Minix). Semula nama ini dianggapnya terlalu egois dan dia berencana mengganti nama OS nya dengan nama Freax (free+ freak + x). Tapi temannya Ari Lemmke menganjurkan agar Linus mengupload OS ini ke jaringan sehingga mudah di download. Ari memberi Linus direktori yang bernama linux di FTP server karena dia tidak menyukai nama Freax.

LG - Kombinasi dari dua nama merk populer di Korea, Lucky dan Goldstar.

Microsoft – Awalnya Bill Gates memberi nama perusahaannya dengan nama MICROcomputer SOFTware. Kemudian nama ini disingkat menjadi Micro-Soft dan selanjutnya tanda ‘-’ dihapus dari penulisannya.

Motorola – Paul Galvin memberi nama perusahannya dari nama perusahaan radio mobil yang terkenal saat itu Victrola.

Mozilla -  Marc Andreesen yang juga pendiri Netscape membuat browser baru untuk menggantikan browser ciptaannya, Mosaic. Browser ini diberi nama Mozilla (Mozaic-Killer, Godzilla).

ORACLE – Larry Ellison dan Bob Oats saat itu bekerja sebagai konsultak untuk proyek CIA (Central Intelligence Agency). Code name untuk proyek tersebut adalah Oracle. Singkatan dari: One Real A****** Called Larry Ellison??

Red Hat - Penemu perusahaan ini, Marc Ewing diberi topi tim lacrosse Cornell (stripping merah dan putih) di kampus oleh kakeknya. Dia kehilangan topi ini dan terus mencarinya sampai putus asa. Di buku manual linux Red Hat yang pertama kali (beta version) berisi seruan untuk mengembalikan ‘topi merah’ Marc bagi siapa saja yang menemukannya.

SAP – Systems, Applications, Products in Data Processing, didirikan oleh 4 orang eks pegawai IBM yang dulu bekerja di divisi Systems/Applications/Projects.

SCO (UNIX) – Berasal dari kata ‘Santa Cruz Operation’. Sebuah perusahaan yang berlokasi di Santa Cruz.

Sony – Berasal dari bahasa latin ’sonus’ yang berarti suara dan ’sonny’ adalah bahasa slang Amerika untuk menyebut pemuda cerdas.

SUN – Ditemukan oleh 4 orang mahasiswa Stanford University. SUN sendiri adalah singkatan dari Stanford University Network.

UNIX – Saat itu Bell Labs menarik sistem operasi MULTICS (MULTiplexed Information and Computing System), yang merupakan proyek gabungan Bell/GE/MIT. Kemudian Ken Thompson dan Dennis Ritchie dari Bell Labs menulis versi sederhana dari OS tersebut. OS ini dibutuhkan untuk menjalankan game Space War yang dikompilasi under MULTICS. Selanjutnya oleh Brian Kernighan sistem ini disebut UNICS – UNIplexed operating and Computing System. Kemudian populer menjadi UNIX.

Yahoo!- Kata ini pertama kali ditemukan oleh Jonathan Swift dan digunakan dalam bukunya yang berjudul “Gulliver’s Travels”. Artinya adalah orang yang berpenampilan menjijikkan dan bertindak tidak seperti manusia. Pendiri Yahoo!, Jerry Yang dan David Filo memilih nama ini karena merasa diri mereka adalah golongan yahoos.

Leave a comment »

10 Tools Fav Hacker & Admin

Diterjemahkan dari: www.insecured.org


[Re-Post] Pembuat NMAP melakukan survei 100 tools favorit terhadap pengikut milis nmap-hackers. Sekitar 3,243 user memberikan suaranya untuk tool yang paling mereka gemari. Daftar 100 tool favorit para hacker ini dapat ditemukan jg di www.insecured.org

Dari 100 tool tersebut, berikut dibawah ini adalah 10 tools favorit yang mendapat suara terbanyak sepanjang tahun 2006. Tool tersebut merupakan senjata yang dianggap mutlak diperlukan dalam aktivitas hacking dan sekuriti.


1.Nessus

“Nessus” pertama kali dibuat oleh Renaud Deraison pada tahun 1998 dan disebarkan untuk komunitas internet secara bebas, bermanfaat, ter-update dengan baik serta mudah untuk digunakan.

Nessus adalah sebuah program untuk mencari kelemahan pada sebuah sistem komputer. Menurut situs resminya di www.nessus.org, tool ini telah digunakan oleh lebih dari 75.000 organisasi dan perusahaan di seluruh dunia.


2.Snort

Snort adalah sebuah IDS, yaitu tool untuk mencegah dan mendeteksi serangan terhadap sistem komputer. Vendor dari snort mengklaim bahwa tool ini telah didownload berjuta-juta kali dari situs mereka. Anda mungkin berminat untuk mencobanya, silahkan download tool ini di www.snort.org.

3.Kismet

Kismet adalah sebuah tool untuk mendeteksi koneksi wireless(mendukung lalu lintas 802.11b, 802.11a, dan 802.11g ) , menangkap paket dalam sebuah sistem jaringan dan menjadi sebuah IDS (intrusion detection System).

Untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai kismet, anda dapat mengunjungi situs http://www.kismetwireless.net atau masuk ke #kismet irc.freenode.net.


4.Metasploit Framework

Metasploit Framework adalah sebuah proyek open source untuk mengembangkan, menguji dan menggunakan kode eksploit. Dibuat dengan bahasa Perl sebagai fondasi dasar dan dan terdiri dari komponen pelengkap yang telah dicompile dengan bahasa C, assembler dan Python. Metasploit Framework dapat berjalan pada sistem operasi UNIX, Linux dan Windows. Keterangan yang lebih detail dapat anda cari di http://www.metasploit.com.

5.Netcat

Netcat adalah sebuah tool networking utility yang dapat membaca dan menulis data pada koneksi sebuah jaringan melalui protokol TCP/IP.

Fitur yang terdapat pada Netcat antara lain :

  • Koneksi keluar dan masuk melalui protokol UDP ataupun TCP dengan port yang digunakan..

  • Tunneling mode, tunneling dari UDP ke TCP, memetakan parameter dalam jaringan (source port/interface, listening port/interface, dan mengijinkan remote host melakukan koneksi ke tunnel)

  • Port scanner, untuk mendeteksi port yang terbuka.

  • Buffered send-mode dan hexdump RFC854 telnet.

6.Hping

Hping merupakan sebuah tool serba guna. Tool ini dapat digunakan untuk menguji kemampuan firewall, mencari port yang terbuka, menguji keamanan jaringan dengan menggunakan berbagai jenis protokol, mendapatkan informasi sistem operasi, mengevaluasi protokol TCP/IP.

7.TCPDump

Tcpdump juga merupakan sebuah sniffer. Admin jaringan menggunakan tool ini untuk memonitor lalu lintas dan menganalisa permasalahan jika terjadi gangguan. Menurut informasi di http://www-iepm.slac.stanford.edu/monitoring/passive/tcpdump.html , Tcpdump menggunakan paket filter dari UNIX BSD untuk meng-capture data(BPF / BSD Packet Filter).BPF menerima salinan dari driver pengirim dan penerima paket.Pengguna tcpdump juga dapat menyaring paket sesuai dengan keinginan.


8. John The Ripper

Sebuah password cracker dari jaman nenek moyang para hacker yang masih menjadi 10 besar tool favorit. Berikut adalah keterangan dari pembuat John The Ripper.

John the Ripper is a password cracker, currently available for UNIX, DOS,WinNT/Win95. Its primary purpose is to detect weak UNIX passwords. It has been tested with Linux x86/Alpha/SPARC, FreeBSD x86, OpenBSD x86, Solaris 2.x SPARC and x86, Digital UNIX, AIX, HP-UX, and IRIX”.


9. Cain And Abel

Cain & Abel adalah sebuah tool untuk masalah password. Tool ini dapat mengumpulkan password dengan metode network sniffing, meng-crack password menggunakan Dictionary attack, Brute-Force and Cryptanalysis attacks, merekam pembicaraan VoIP (Voice Over Internet Protocol), meng-crack jaringan wireless, menganalisa trafik dalam jaringan. www.oxid.it

10. WireShark / Ethereal

Wireshark / Ethereal adalah sebuah tool untuk menganalisa protokol jaringan. Fungsinya juga sebagai sebuah sniffer. Memantau lalu lintas internet. Wireshark

dapat berjalan pada Windows, MAC OS X, dan Linux. www.wireshark.org


Tertarik? Pelajari dan pahami saja cara penggunaan 10 tool tsb. Kita memang tdk akan semudah itu menjadi hacker hebat hanya dengan mengandalkan 10 tool diatas. Tapi tool2 tsb sudah diakui oleh semua tingkatan Hacker. Kan bisa menjadi tambahan bagi anda2 yang ingin menggeluti sekuriti komputer secara mendalam. Betul?

Comments (2) »

Sejarah Hacker

Istilah Hacker sendiri lahir sekitar tahun 1959 dari MIT(Massacusetts Institute of Technology), sebuah universitas di Amerika yang terdiri dari orang-orang cerdas namun cenderung tidak mempercayai adanya Tuhan (Atheis). Saat itulah semua berawal, dari sebuah ruangan baru, “EAM room” pada Building 26 MIT, sebuah tempat yang merupakan nenek moyang dari “dunia baru” yang kini kita kenal, tempat nenek moyang sebuah mesin yang kini kita sebut sebagai “komputer“, mesin yang mampu membawa kita menuju kelebihbaikan dengan kebebasan informasi, dunia para Hacker sejati.


Foto: Ilustrasi Hacker (Internet)

Para Hacker selalu bekerjasama secara sukarela menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu. Mereka selalu berbagi informasi, memberi jawaban serta berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik agar dihormati di lingkungannya. Mereka tidak pernah berhenti belajar untuk menjadi ahli dan sangat anti untuk melakukan sesuatu berulang-ulang dan membosankan. Mereka berpedoman pada kata-kata bijak : “Untuk mengikuti jalan – pandanglah sang ahli – ikuti sang ahli – berjalan bersama sang ahli – kenali sang ahli -jadilah sang ahli ”

Sementara itu, para cracker sibuk untuk memuaskan diri mereka dengan aktivitas Cracking. mulai dari membobol komputer, menebar virus (tanpa tujuan – beberapa Hacker sejati ada yang menulis virus namun dengan tujuan yang jelas), hingga mengakali telepon (Phreaking). Para Hacker menyebut mereka sebagai orang malas yang tidak bertanggung jawab. Jadi, sangat tidak adil jika kita tetap menganggap bahwa Hacker itu jahat dan menakutkan karena sangat jelas bahwa Hacker bersifat membangun sementara Cracker bersifat membongkar.

Ingin jadi seorang Hacker?? Tidak ada kata sulit bagi mereka yang mau belajar. Untuk menjadi seorang Hacker anda harus menguasai beberapa bahasa pemrograman dan tentu saja sikap-sikap yang bisa membuat anda diterima di lingkungan mereka. Biasanya calon Hacker memulai dengan belajar bahasa [Python] karena bahasa ini tergolong bahasa pemrograman yang termudah. Bahasan mengenai bahasa ini bisa anda lihat di www.python.org. Setelah itu anda juga harus menguasai [java] yang sedikit lebih sulit akan tetapi menghasilkan kode yang lebih cepat dari Python, [C], [C++] yang menjadi inti dari UNIX, dan [Perl] (www.perl.com ) serta [LISP] untuk tingkat lanjut.

Setelah menguasai semua kemampuan dasar diatas, calon Hacker disarankan untuk membuka salah sati versi UNIX open-source atau mempelajari LINUX, membaca kodenya, memodifikasi dan menjalankannya kembali. Jika mengalami kesulitan, disarankan untuk berkomunikasi dengan club pengguna Linux [ www.linpeople.org]

Sisi menarik dari seorang Hacker adalah dimana mereka saling bahu-membahu dalam menyelesaikan sebuah masalah dan membangun sesuatu. Tetapi sayangnya, kehidupan mereka yang menghabiskan 90% waktunya untuk aktivitas Hacking bukanlah hal yang baik. Kalau memang benar-benar ingin jadi Hacker, jadilah Hacker yang baik…

Tingkatan-tingkatan Dalam Dunia Hacker

Elite :

Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka mengerti sistemoperasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

Semi Elite:

Hacker ini biasanya lebih mudadaripada Elite.Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecilprogram cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh Hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.

Developed Kiddie:

Sebutan ini terutamakarena umur kelompok ini masih muda (ABG)&masih sekolah. Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya.Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

Script Kiddie:

Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

Lamer:

Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan yang ingin menjadi Hacker (wanna-be Hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang Hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Sumber: Internet

Comments (1) »

Sistim QR Code

Coba perhatikan, akhir-akhir ini bila Anda membeli barang yang sudah dipasarkan di pasar global, selain tertera barcode, disampingnya kini mulai marak tertera juga QR Code yang berbentuk seperti susunan pixel. Apakah QR Code itu, bagaimana cara membacanya, dan apa kelebihannya dibandingkan barcode biasa?


QR Code awalnya banyak digunakan oleh perusahaan Jepang (Denso-Wave) mengingat disinilah terciptanya QR Code (tahun 1994) dan bila anda sering membeli produk Jepang atau bahkan membaca majalah Jepang, sering kita jumpai QR Code ini.

Fungsi dari QR Code hampir sama dengan sistim barcode yang kita kenal selama ini yaitu digunakan untuk mengidentifikasi sebuah benda yang ditempelkan bar code tersebut tetapi sebenarnya QR Code ini bisa digunakan lebih luas untuk segala macam kebutuhan seperti dipasang di kartu nama, di iklan dan lainnya.

QR Code sendiri bisa diisi dengan kode produk (teks), alamat website serta info kontak (contact information) yang berisi nama, alamat dan no. telpon.

Dan untuk membaca sistim kode yang ada di QR Code tidak dibutuhkan sebuah alat scan khusus yang biasa kita temui tetapi cukup dengan HP yang mempunyai fungsi kamera ditambah software khusus untuk membaca QR Code (seperti QuickMark Mobile Barcode).

Salah satu contoh yang sederhana mengenai penggunaan QR Code ini adalah dicantumkan di kartu nama.

Dengan mencantumkan QR Code di kartu nama maka klien anda tidak perlu repot untuk memasukkan nama, alamat serta no. telpon anda di kartu nama secara manual, cukup gunakan HP yang sudah bisa membaca QR Code, otomatis semua data akan masuk ke Phone Book mereka di HP. Mudah kan?

Berikut ini beberapa kelebihan QR Code dibandingkan dengan barcode biasa:

Kapasitas data yang lebih banyak dimana pada Bar Code hanya bisa menyimpan maksimum 20 digit data sedangkan pada QR Code bisa menyimpan sampai ratusan data.

Tipe Data yang disimpan oleh QR Code juga beragam mulai dari angka, huruf bahkan sampai huruf Jepang seperti Kanji, Hiragana dan Katakana.

Ukuran cetak untuk QR Code jauh lebih kecil karena QR Code dapat menyimpan data baik secara horisontal maupun vertikal.

Hasil cetakan di QR Code lebih tahan terhadap kerusakan seperti debu sampai robek bahkan data di QR Code masih bisa dibaca walaupun sebagian kode sudah rusak atau robek (maksimum tingkat kerusakan 30%).

QR Code dapat dibaca dari segala arah atau sudut (360 derajat) sehingga kemungkinan gagal dalam membaca QR Code sangat kecil.

Bila anda tertarik dengan QR Code maka anda juga bisa membuat sendiri QR Code dengan menggunakan QR Code Generator.

Semoga informasi ini berguna dan mungkin bisa diaplikasikan dalam bisnis yang sedang anda tekuni.

Sumber: http://www.denso-wave.com/qrcode/qrfeature-e.html

Leave a comment »

Happy Idul Fitri

Comments (1) »